RPP 09
Juli 08, 2026Perangkat Ajar Informatika Kelas IX
RPP 09: Keamanan Jaringan Nirkabel dan Perlindungan Data Pribadi
Perangkat Ajar Informatika Kelas IX › Modul Ajar / RPP › Keamanan Jaringan Nirkabel dan Perlindungan Data Pribadi
KD.JN.09 Literasi Digital Semester Genap
A. Identitas
| Sekolah | SMP Negeri 13 Surabaya |
| Nama Guru | Karyadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Kelas / Semester | IX / Genap |
| Alokasi Waktu | 8 X 40 menit (4 pertemuan) |
| Bab / Elemen | BAB IV. Keamanan Digital — Elemen Literasi Digital |
| Lingkup Materi | Keamanan Jaringan Nirkabel dan Perlindungan Data Pribadi |
| Capaian Pembelajaran | Melindungi data pribadi dan identitas digital |
B. Dimensi Profil Lulusan
Penalaran kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi
C. Model dan Metode
- Model Pembelajaran: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL)
- Metode: Demonstrasi dengan Analogi Kehidupan Nyata, Diskusi Kelompok, dan Praktik Langsung
- Pendekatan Pembelajaran: Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang mengintegrasikan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
D. Mitra Pembelajaran
Guru, Murid, Orang Tua
E. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang Fisik: Ruang kelas dan Laboratorium Komputer
- Ruang Virtual: Google Form untuk refleksi dan asesmen
- Budaya Belajar: Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi
F. Pemanfaatan Digital
Website, video pembelajaran yang relevan, dan buku elektronik (e-book)
G. Sarana dan Prasarana Pembelajaran
Sarana: Laptop/Komputer, gawai (gadget), proyektor/layar tampilan, jaringan internet
Prasarana:
- Buku Informatika Kelas IX Kemendikdasmen
- https://info.pakkar.my.id
-
https://youtube.com/@ayobelajarterus
-
https://youtube.com/@tutorial-ku
H. Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan risiko keamanan jaringan nirkabel (WiFi) di ruang publik.
- Menjelaskan dampak pengabaian keamanan jaringan dan risiko pengiriman data di jaringan publik.
- Membuat kata sandi yang kuat dan menerapkan autentikasi dua faktor.
- Menjelaskan konsep enkripsi dan dekripsi serta pentingnya pembaruan (update) perangkat lunak.
I. Pertanyaan Pemantik
Ketika berada di kafe atau mal dan melihat ada WiFi gratis tanpa kata sandi, apakah aman langsung menyambungkan perangkat dan melakukan transaksi perbankan digital di sana?
J. Materi Esensial
Jaringan Nirkabel dan Risikonya di Ruang Publik, Dampak Pengabaian Keamanan Jaringan, Risiko Pengiriman Data di Jaringan Publik, Kata Sandi yang Kuat, Autentikasi Dua Faktor, Enkripsi dan Dekripsi, Update Software
K. Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Klik judul setiap pertemuan untuk membuka rincian kegiatannya.
Pertemuan 9: Keamanan Jaringan Nirkabel di Ruang Publik
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menjelaskan pengertian jaringan nirkabel (WiFi) dan risikonya bila digunakan sembarangan di ruang publik.
- Menjelaskan dampak pengabaian keamanan jaringan dan risiko pengiriman data di jaringan publik.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menampilkan gambar sinyal WiFi gratis di tempat umum (kafe, mal) dan bertanya sesuai pertanyaan pemantik (Questioning).
- Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mempelajari risiko jaringan nirkabel publik dan cara menyikapinya dengan bijak (Meaningful Learning).
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan cara kerja jaringan nirkabel (WiFi) secara sederhana dan mengapa WiFi publik tanpa kata sandi lebih rentan disusupi peretas untuk mencuri data (Modeling).
- Guru menjelaskan dampak pengabaian keamanan jaringan: data pribadi dapat disadap (man-in-the-middle attack), perangkat dapat disusupi malware, dan risiko kehilangan data penting saat mengirim data melalui jaringan publik yang tidak aman.
- Peserta didik berkelompok mendiskusikan skenario: "Apa yang sebaiknya dan tidak sebaiknya dilakukan saat menggunakan WiFi publik?" dan menyusun daftar tips aman (Community Learning & Inquiry).
- Kelompok mempresentasikan daftar tips mereka; guru melengkapi dengan rekomendasi (menggunakan VPN, menghindari transaksi sensitif di WiFi publik, memastikan koneksi HTTPS).
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Satu kebiasaan yang akan saya ubah saat menggunakan WiFi publik setelah pembelajaran ini adalah..."
- Guru memberi apresiasi dan reviu singkat (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: membuat kata sandi yang kuat.
Pertemuan 10: Kata Sandi yang Kuat dan Autentikasi Dua Faktor
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Membuat kata sandi yang kuat sesuai kaidah keamanan digital.
- Menjelaskan konsep dan manfaat autentikasi dua faktor (2FA).
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru bertanya: "Kata sandi seperti apa yang menurut kalian mudah ditebak orang lain? Kata sandi seperti apa yang sulit ditebak?" (Questioning).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat kata sandi kuat dan memahami autentikasi dua faktor.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan kaidah kata sandi yang kuat: kombinasi huruf besar-kecil, angka, simbol, minimal 8-12 karakter, tidak menggunakan data pribadi yang mudah ditebak (tanggal lahir, nama) (Modeling).
- Guru mendemonstrasikan cara memeriksa kekuatan kata sandi menggunakan simulasi/tools pengecekan kata sandi.
- Guru menjelaskan konsep autentikasi dua faktor (2FA): lapisan keamanan tambahan selain kata sandi, misalnya kode OTP melalui SMS/aplikasi authenticator.
- Peserta didik secara berpasangan mempraktikkan membuat contoh kata sandi kuat (tanpa menggunakan kata sandi asli mereka) dan mendiskusikan manfaat mengaktifkan 2FA pada akun digital (Community Learning & Inquiry).
- Beberapa pasangan berbagi contoh kata sandi kuat buatan mereka (tanpa membocorkan kata sandi asli) dan penjelasan mengapa kuat.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Apakah kata sandi akun digital saya selama ini sudah cukup kuat? Apa yang perlu saya perbaiki?"
- Guru memberi apresiasi dan penguatan (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: enkripsi, dekripsi, dan update software.
Pertemuan 11: Enkripsi, Dekripsi, dan Update Software
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menjelaskan konsep dasar enkripsi dan dekripsi data.
- Menjelaskan pentingnya pembaruan (update) perangkat lunak secara berkala untuk keamanan digital.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menunjukkan analogi kotak surat terkunci yang hanya bisa dibuka dengan kunci tertentu, bertanya: "Bagaimana ini mirip dengan cara data diamankan di dunia digital?" (Questioning).
- Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mempelajari enkripsi dan dekripsi.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan konsep enkripsi (proses mengubah data menjadi kode acak agar tidak bisa dibaca sembarang orang) dan dekripsi (proses mengembalikan data terenkripsi ke bentuk semula menggunakan kunci tertentu) (Modeling).
- Guru mendemonstrasikan contoh enkripsi sederhana menggunakan sandi geser (Caesar cipher) sebagai analogi mudah dipahami peserta didik.
- Guru menjelaskan pentingnya pembaruan (update) perangkat lunak secara berkala untuk menutup celah keamanan (bug/vulnerability) yang bisa dimanfaatkan peretas.
- Peserta didik berkelompok mempraktikkan mengenkripsi dan mendekripsi pesan sederhana menggunakan teknik sandi geser secara manual (Community Learning & Inquiry).
- Kelompok saling bertukar pesan terenkripsi dan mencoba mendekripsi pesan kelompok lain sebagai permainan (Joyful Learning).
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Bagaimana enkripsi membantu melindungi data pribadi kita di dunia digital?"
- Guru memberi apresiasi dan reviu singkat (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: merangkum seluruh materi perlindungan data pribadi dalam bentuk proyek/simulasi.
Pertemuan 12: Proyek Mini: Kampanye Perlindungan Data Pribadi
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Mengintegrasikan pemahaman tentang keamanan jaringan, kata sandi, 2FA, enkripsi, dan update software dalam sebuah kampanye edukasi sederhana.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru mengulas singkat seluruh materi perlindungan data pribadi yang telah dipelajari selama unit ini.
- Guru menyampaikan tantangan proyek mini hari ini: membuat kampanye edukasi keamanan digital untuk warga sekolah.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan kriteria kampanye edukasi yang baik: pesan jelas, mencakup minimal dua materi keamanan digital yang dipelajari, menarik secara visual (Modeling).
- Peserta didik dalam kelompok merancang dan membuat media kampanye sederhana (poster, video pendek, atau slide) tentang "Melindungi Data Pribadi di Dunia Digital", memilih fokus topik (kata sandi kuat, 2FA, WiFi aman, atau update software) (Community Learning & Inquiry).
- Guru berkeliling membimbing proses pembuatan, memastikan pesan yang disampaikan akurat dan sesuai materi.
- Setiap kelompok mempresentasikan kampanye mereka di depan kelas (Communication & Authentic Assessment); kelas memberi umpan balik dan apresiasi.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi menyeluruh: "Bagaimana saya akan menerapkan dan membagikan pengetahuan keamanan digital ini kepada keluarga saya?"
- Guru memberi apresiasi kepada seluruh kelompok atas kampanye yang mereka buat (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya adalah Tes Sumatif, dilanjutkan topik Perilaku dan Mindfulness Dunia Digital.
L. Penilaian atau Asesmen
- Asesmen Diagnostik Non-Kognitif: dilakukan di awal pembelajaran melalui tanya jawab santai dan pengamatan kesiapan belajar peserta didik.
- Asesmen Formatif (Pengamatan Kinerja): dilakukan melalui observasi keaktifan, kerja sama kelompok, dan hasil diskusi/praktik selama proses pembelajaran berlangsung.
- Asesmen Sumatif (Tes Tertulis/Praktik): dilakukan pada akhir unit pembelajaran berupa tes tertulis dan/atau penilaian produk/praktik sesuai lingkup materi.
M. Refleksi Guru
- Apakah peserta didik merasa senang dan antusias saat mengikuti pembelajaran?
- Apakah peserta didik memahami apa yang dipelajari sesuai tujuan pembelajaran?
- Apa yang harus saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
- Sikap ilmiah apa yang telah dimiliki peserta didik setelah mengikuti pembelajaran ini?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
...............
NIP. ..............
Surabaya, Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
Karyadi, S.Pd.
NIP. -
© Pakkar
Referensi Guru