RPP 10
Juli 08, 2026Perangkat Ajar Informatika Kelas IX
RPP 10: Perilaku dan Kesadaran Penuh (Mindfulness) pada Dunia Digital
Perangkat Ajar Informatika Kelas IX › Modul Ajar / RPP › Perilaku dan Kesadaran Penuh (Mindfulness) pada Dunia Digital
KD.PM.10 Literasi Digital Semester Genap
A. Identitas
| Sekolah | SMP Negeri 13 Surabaya |
| Nama Guru | Karyadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Kelas / Semester | IX / Genap |
| Alokasi Waktu | 4 X 40 menit (2 pertemuan) |
| Bab / Elemen | BAB IV. Keamanan Digital — Elemen Literasi Digital |
| Lingkup Materi | Perilaku dan Kesadaran Penuh (Mindfulness) pada Dunia Digital |
| Capaian Pembelajaran | Memiliki kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital |
B. Dimensi Profil Lulusan
Penalaran kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi
C. Model dan Metode
- Model Pembelajaran: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL)
- Metode: Demonstrasi dengan Analogi Kehidupan Nyata, Diskusi Kelompok, dan Praktik Langsung
- Pendekatan Pembelajaran: Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang mengintegrasikan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
D. Mitra Pembelajaran
Guru, Murid, Orang Tua
E. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang Fisik: Ruang kelas dan Laboratorium Komputer
- Ruang Virtual: Google Form untuk refleksi dan asesmen
- Budaya Belajar: Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi
F. Pemanfaatan Digital
Website, video pembelajaran yang relevan, dan buku elektronik (e-book)
G. Sarana dan Prasarana Pembelajaran
Sarana: Laptop/Komputer, gawai (gadget), proyektor/layar tampilan, jaringan internet
Prasarana:
- Buku Informatika Kelas IX Kemendikdasmen
- https://info.pakkar.my.id
- https://youtube.com/@ayobelajarterus
- https://info.pakkar.net
- https://youtube.com/@tutorial-ku
H. Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan perilaku digital yang etis dan bertanggung jawab.
- Menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dan pola hidup sehat dalam menggunakan teknologi digital.
I. Pertanyaan Pemantik
Pernahkah kalian merasa cemas, lelah, atau sulit fokus setelah terlalu lama menggunakan gawai/media sosial? Bagaimana cara menyeimbangkan kehidupan digital dan kehidupan nyata?
J. Materi Esensial
Perilaku Digital yang Etis dan Bertanggung Jawab, Mindfulness Dunia Digital, Pola Hidup Sehat Mendukung Kesehatan Mental di Era Digital
K. Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Klik judul setiap pertemuan untuk membuka rincian kegiatannya.
Pertemuan 13: Perilaku Digital yang Etis dan Bertanggung Jawab
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menjelaskan ciri-ciri perilaku digital yang etis dan bertanggung jawab.
- Mengidentifikasi contoh perilaku digital yang tidak etis dan dampaknya.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru bertanya: "Apakah aturan sopan santun di dunia nyata juga berlaku saat kita berkomunikasi di dunia digital/media sosial?" (Questioning).
- Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mempelajari perilaku digital yang etis dan bertanggung jawab (Meaningful Learning).
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan ciri-ciri perilaku digital yang etis: berkomunikasi dengan sopan, menghormati privasi orang lain, tidak menyebarkan hoaks/ujaran kebencian, menghargai karya orang lain (hak cipta) (Modeling).
- Guru menunjukkan beberapa contoh kasus perilaku tidak etis di dunia digital (komentar kasar, penyebaran hoaks, plagiarisme) beserta dampaknya bagi korban maupun pelaku.
- Peserta didik berkelompok mendiskusikan skenario kasus perilaku digital (diberikan guru) dan menentukan apakah perilaku tersebut etis atau tidak beserta alasannya (Community Learning & Inquiry).
- Kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka; guru memberi penguatan nilai-nilai etika digital.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Satu perilaku digital saya yang ingin saya perbaiki setelah pembelajaran ini adalah..."
- Guru memberi apresiasi dan reviu singkat (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: mindfulness dan pola hidup sehat di dunia digital.
Pertemuan 14: Mindfulness Dunia Digital dan Pola Hidup Sehat
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam penggunaan teknologi digital sehari-hari.
- Merancang rencana pola hidup sehat untuk mendukung kesehatan mental di era digital.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru mengajak peserta didik melakukan latihan pernapasan singkat sebagai pengantar konsep mindfulness (Mindful Learning).
- Guru bertanya: "Berapa jam rata-rata kalian menggunakan gawai dalam sehari? Bagaimana perasaan kalian setelahnya?" (Questioning).
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan konsep mindfulness dalam dunia digital: kesadaran penuh saat menggunakan teknologi, tidak menggunakan gawai secara otomatis/impulsif, mengenali kapan harus berhenti (digital detox) (Modeling & Meaningful Learning).
- Guru menjelaskan dampak penggunaan gawai berlebihan terhadap kesehatan fisik (mata lelah, kurang tidur) dan kesehatan mental (kecemasan, FOMO/fear of missing out, kecanduan media sosial).
- Peserta didik secara individu membuat rencana pola hidup sehat sederhana untuk seminggu ke depan yang menyeimbangkan aktivitas digital dan non-digital (misalnya waktu bebas gawai, olahraga, tidur cukup) (Meaningful Learning & Reflecting).
- Beberapa peserta didik secara sukarela berbagi rencana pola hidup sehat mereka di depan kelas; guru memberi apresiasi dan masukan.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi menyeluruh: "Bagaimana saya akan menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam kehidupan digital saya sehari-hari?"
- Guru memberi apresiasi dan penguatan motivasi menjaga keseimbangan hidup digital dan nyata (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya adalah Tes Sumatif Akhir Tahun mencakup seluruh materi BAB IV.
L. Penilaian atau Asesmen
- Asesmen Diagnostik Non-Kognitif: dilakukan di awal pembelajaran melalui tanya jawab santai dan pengamatan kesiapan belajar peserta didik.
- Asesmen Formatif (Pengamatan Kinerja): dilakukan melalui observasi keaktifan, kerja sama kelompok, dan hasil diskusi/praktik selama proses pembelajaran berlangsung.
- Asesmen Sumatif (Tes Tertulis/Praktik): dilakukan pada akhir unit pembelajaran berupa tes tertulis dan/atau penilaian produk/praktik sesuai lingkup materi.
M. Refleksi Guru
- Apakah peserta didik merasa senang dan antusias saat mengikuti pembelajaran?
- Apakah peserta didik memahami apa yang dipelajari sesuai tujuan pembelajaran?
- Apa yang harus saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
- Sikap ilmiah apa yang telah dimiliki peserta didik setelah mengikuti pembelajaran ini?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
............
NIP. ..................
Surabaya, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
Karyadi, S.Pd.
NIP. -
© Pakkar
Referensi Guru