RPP 06
Juli 08, 2026Perangkat Ajar Informatika Kelas IX
RPP 06: Pemrosesan dan Penyajian Data
Perangkat Ajar Informatika Kelas IX › Modul Ajar / RPP › Pemrosesan dan Penyajian Data
LD.PD.06 Literasi Digital Semester Genap
A. Identitas
| Sekolah | SMP Negeri 13 Surabaya |
| Nama Guru | Karyadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Kelas / Semester | IX / Genap |
| Alokasi Waktu | 8 X 40 menit (4 pertemuan) |
| Bab / Elemen | BAB III. Literasi Digital untuk Produktivitas — Elemen Literasi Digital |
| Lingkup Materi | Pemrosesan dan Penyajian Data |
| Capaian Pembelajaran | Memahami pemanfaatan perkakas teknologi digital untuk membuat laporan, presentasi, serta analisis dan interpretasi data |
B. Dimensi Profil Lulusan
Penalaran kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi
C. Model dan Metode
- Model Pembelajaran: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL)
- Metode: Demonstrasi dengan Analogi Kehidupan Nyata, Diskusi Kelompok, dan Praktik Langsung
- Pendekatan Pembelajaran: Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang mengintegrasikan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
D. Mitra Pembelajaran
Guru, Murid, Orang Tua
E. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang Fisik: Ruang kelas dan Laboratorium Komputer
- Ruang Virtual: Google Form untuk refleksi dan asesmen
- Budaya Belajar: Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi
F. Pemanfaatan Digital
Website, video pembelajaran yang relevan, dan buku elektronik (e-book)
G. Sarana dan Prasarana Pembelajaran
Sarana: Laptop/Komputer, gawai (gadget), proyektor/layar tampilan, jaringan internet
Prasarana:
- Buku Informatika Kelas IX Kemendikdasmen
- https://info.pakkar.my.id | https://youtube.com/@ayobelajarterus
- https://info.pakkar.net | https://youtube.com/@tutorial-ku
H. Tujuan Pembelajaran
- Mengidentifikasi permasalahan dasar dalam pemrosesan data digital.
- Menjelaskan dampak penggunaan perkakas (aplikasi/tools) digital yang baik dan benar terhadap produktivitas.
- Mengidentifikasi jenis dan format data digital (teks, gambar, audio, video).
- Menggunakan perangkat lunak produktivitas untuk mengolah dan menyajikan data.
- Mengintegrasikan data dari berbagai sumber/format menjadi satu konten yang koheren.
I. Pertanyaan Pemantik
Pernahkah kalian kesulitan membuka file karena formatnya tidak sesuai dengan aplikasi yang kalian punya? Mengapa hal itu bisa terjadi, dan bagaimana cara mengatasinya?
J. Materi Esensial
Permasalahan Dasar Pemrosesan Data, Dampak Penggunaan Perkakas yang Baik dan Benar, Jenis dan Format Data, Perangkat Lunak Produktivitas (pengolah kata, angka, presentasi), Integrasi Data Konten
K. Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Klik judul setiap pertemuan untuk membuka rincian kegiatannya.
Pertemuan 1: Permasalahan Dasar Pemrosesan Data dan Dampak Penggunaan Perkakas Digital
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Mengidentifikasi permasalahan umum yang terjadi dalam pemrosesan data digital (data hilang, data rusak, data tidak kompatibel).
- Menjelaskan penyebab dan cara mengantisipasi permasalahan pemrosesan data.
- Menjelaskan dampak positif dan negatif penggunaan perkakas (tools) digital terhadap produktivitas.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menceritakan skenario: "Bayangkan tugas kalian yang sudah dikerjakan semalaman tiba-tiba hilang karena laptop mati mendadak tanpa disimpan. Bagaimana perasaan kalian?" (Questioning).
- Guru mengaitkan cerita ini dengan topik hari ini: permasalahan dasar dalam pemrosesan data serta dampak penggunaan perkakas digital (Meaningful Learning).
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan beberapa permasalahan umum pemrosesan data: kehilangan data (tidak tersimpan/tidak di-backup), data rusak (corrupt file), data tidak kompatibel (format berbeda antar aplikasi), dan data duplikat (Modeling).
- Guru mendemonstrasikan contoh nyata: membuka file .docx di aplikasi yang tidak mendukung, atau membuka file yang corrupt.
- Guru melanjutkan dengan menjelaskan dampak positif penggunaan perkakas digital yang tepat (kolaborasi lebih mudah, pekerjaan lebih cepat dan rapi) serta dampak negatif jika tidak bijak menggunakannya (pemborosan waktu, risiko keamanan data, ketergantungan berlebihan) (Meaningful Learning).
- Peserta didik berkelompok mendiskusikan pengalaman pribadi mereka terkait masalah pemrosesan data serta membuat daftar perbandingan "sebelum dan sesudah" menggunakan perkakas digital yang tepat dalam suatu skenario tugas sekolah (Community Learning & Inquiry).
- Kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka; guru melengkapi dengan tips praktik baik (backup rutin, auto-save, cloud storage, kolaborasi daring).
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Satu kebiasaan baru yang akan saya terapkan agar data saya lebih aman dan produktif adalah..."
- Guru memberi apresiasi dan penguatan (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: jenis dan format data.
Pertemuan 2: Jenis dan Format Data
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Mengidentifikasi jenis-jenis data digital (teks, gambar, audio, video).
- Mengidentifikasi format file umum untuk masing-masing jenis data dan kegunaannya.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menampilkan beberapa ikon file dengan ekstensi berbeda (.docx, .jpg, .mp3, .mp4, .pdf) dan bertanya: "Apa yang membedakan file-file ini?" (Questioning).
- Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mempelajari jenis dan format data digital.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan empat jenis data digital utama: teks (.docx, .txt, .pdf), gambar (.jpg, .png, .gif), audio (.mp3, .wav), dan video (.mp4, .mov), beserta karakteristik dan kegunaan masing-masing (Modeling).
- Guru menjelaskan konsep kompatibilitas format dan konversi format file (misalnya mengubah .docx menjadi .pdf agar bisa dibuka di perangkat manapun).
- Peserta didik berkelompok mengklasifikasikan sekumpulan contoh nama file ke dalam jenis data dan menjelaskan aplikasi yang cocok untuk membukanya (Community Learning & Inquiry).
- Kelompok mempresentasikan hasil klasifikasi; guru melengkapi dengan tips memilih format yang tepat sesuai kebutuhan (misalnya .pdf untuk dokumen final, .png untuk gambar dengan latar transparan).
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Format file apa yang paling sering saya gunakan, dan mengapa format tersebut cocok untuk kebutuhan saya?"
- Guru memberi apresiasi dan penguatan (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: praktik menggunakan perangkat lunak produktivitas.
Pertemuan 3: Perangkat Lunak Produktivitas
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menggunakan perangkat lunak pengolah kata, angka, dan presentasi untuk mengolah dan menyajikan data.
- Membandingkan fitur utama antara aplikasi produktivitas daring (online) dan luring (offline).
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru bertanya: "Aplikasi apa saja yang biasa kalian gunakan untuk mengerjakan tugas sekolah?" (Questioning) — menampung jawaban peserta didik.
- Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mempraktikkan perangkat lunak produktivitas untuk mengolah dan menyajikan data/informasi.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan tiga kategori utama perangkat lunak produktivitas: pengolah kata (Word/Google Docs), pengolah angka (Excel/Google Sheets), dan presentasi (PowerPoint/Google Slides), beserta fungsi utamanya (Modeling).
- Guru mendemonstrasikan fitur-fitur dasar yang meningkatkan produktivitas: template, kolaborasi real-time, fitur simpan otomatis (auto-save) pada aplikasi berbasis cloud.
- Peserta didik dalam kelompok mempraktikkan membuat satu produk sederhana (misalnya laporan singkat kegiatan kelas dalam bentuk dokumen, atau tabel rekap data dengan grafik) menggunakan salah satu perangkat lunak produktivitas (Community Learning & Inquiry).
- Guru berkeliling membimbing dan memberikan tips efisiensi (shortcut, format otomatis, dsb).
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Fitur apa dari perangkat lunak produktivitas yang paling membantu pekerjaan saya hari ini?"
- Guru memberi apresiasi hasil karya kelompok (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: integrasi data konten dari berbagai sumber.
Pertemuan 4: Integrasi Data Konten
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Mengintegrasikan data dari berbagai sumber dan format (teks, gambar, tabel/grafik) menjadi satu konten yang koheren.
- Mempresentasikan hasil integrasi data konten dalam bentuk laporan atau presentasi digital.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menampilkan contoh laporan yang menggabungkan teks, tabel data, grafik, dan gambar dalam satu dokumen yang rapi, bertanya: "Bagaimana cara membuat laporan seperti ini?" (Questioning).
- Guru menjelaskan bahwa proses menggabungkan berbagai jenis data menjadi satu konten disebut integrasi data konten (Meaningful Learning).
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru mendemonstrasikan cara menyisipkan tabel, grafik (hasil dari aplikasi pengolah angka), dan gambar ke dalam dokumen pengolah kata atau slide presentasi (Modeling).
- Guru menekankan pentingnya konsistensi format (font, warna, tata letak) agar konten terlihat profesional dan mudah dibaca.
- Peserta didik dalam kelompok menyusun sebuah laporan/presentasi terintegrasi yang menggabungkan hasil kerja mereka selama unit ini (data, grafik, dan narasi) menjadi satu produk akhir yang koheren (Community Learning & Inquiry).
- Setiap kelompok mempresentasikan produk akhir mereka di depan kelas (Communication & Authentic Assessment); guru dan teman sejawat memberikan umpan balik.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi menyeluruh: "Bagaimana kemampuan mengintegrasikan data konten ini bermanfaat untuk tugas-tugas saya ke depan?"
- Guru memberi apresiasi kepada seluruh kelompok atas produk akhir mereka (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya adalah Tes Sumatif, dilanjutkan topik Perancangan Konten Digital.
L. Penilaian atau Asesmen
- Asesmen Diagnostik Non-Kognitif: dilakukan di awal pembelajaran melalui tanya jawab santai dan pengamatan kesiapan belajar peserta didik.
- Asesmen Formatif (Pengamatan Kinerja): dilakukan melalui observasi keaktifan, kerja sama kelompok, dan hasil diskusi/praktik selama proses pembelajaran berlangsung.
- Asesmen Sumatif (Tes Tertulis/Praktik): dilakukan pada akhir unit pembelajaran berupa tes tertulis dan/atau penilaian produk/praktik sesuai lingkup materi.
M. Refleksi Guru
- Apakah peserta didik merasa senang dan antusias saat mengikuti pembelajaran?
- Apakah peserta didik memahami apa yang dipelajari sesuai tujuan pembelajaran?
- Apa yang harus saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
- Sikap ilmiah apa yang telah dimiliki peserta didik setelah mengikuti pembelajaran ini?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
.............
NIP. .................
Surabaya, Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
Karyadi, S.Pd.
NIP. -
© Pakkar
Referensi Guru