rpp-02
Juli 08, 2026Perangkat Ajar Informatika Kelas IX
RPP 02: Struktur Data Graph
Perangkat Ajar Informatika Kelas IX › Modul Ajar / RPP › Struktur Data Graph
BK.AD.02 Berpikir Komputasional Semester Ganjil
A. Identitas
| Sekolah | SMP Negeri 13 Surabaya |
| Nama Guru | Karyadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Kelas / Semester | IX / Ganjil |
| Alokasi Waktu | 8 X 40 menit (4 pertemuan) |
| Bab / Elemen | BAB I. Berpikir Komputasional dalam Analisis Data — Elemen Berpikir Komputasional |
| Lingkup Materi | Struktur Data Graph |
| Capaian Pembelajaran | Memahami konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari |
B. Dimensi Profil Lulusan
Penalaran kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi
C. Model dan Metode
- Model Pembelajaran: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL)
- Metode: Demonstrasi dengan Analogi Kehidupan Nyata, Diskusi Kelompok, dan Praktik Langsung
- Pendekatan Pembelajaran: Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang mengintegrasikan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
D. Mitra Pembelajaran
Guru, Murid, Orang Tua
E. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang Fisik: Ruang kelas dan Laboratorium Komputer
- Ruang Virtual: Google Form untuk refleksi dan asesmen
- Budaya Belajar: Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi
F. Pemanfaatan Digital
Website, video pembelajaran yang relevan, dan buku elektronik (e-book)
G. Sarana dan Prasarana Pembelajaran
Sarana: Laptop/Komputer, gawai (gadget), proyektor/layar tampilan, jaringan internet
Prasarana:
- Buku Informatika Kelas IX Kemendikdasmen
- https://info.pakkar.my.id/2026/07/struktur-data-graph.html
- https://youtube.com/@ayobelajarterus
- https://youtube.com/@tutorial-ku
H. Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan pengertian dan komponen struktur data Graph (vertex/node dan edge).
- Membedakan jenis-jenis Graph (berarah/tidak berarah, berbobot/tidak berbobot).
- Menerapkan struktur Graph untuk merepresentasikan hubungan antarentitas dalam kehidupan sehari-hari (jaringan sosial, peta jalan/rute).
- Merancang dan mempresentasikan proyek mini penerapan struktur Graph pada suatu permasalahan nyata.
I. Pertanyaan Pemantik
Pernahkah kalian menggunakan aplikasi peta digital untuk mencari rute tercepat ke suatu tempat? Bagaimana menurut kalian aplikasi tersebut bisa menemukan jalan yang paling pendek dari sekian banyak pilihan jalan?
J. Materi Esensial
Pengertian Struktur Data Graph, Komponen Graph (vertex/node, edge, bobot/weight, arah), Jenis-jenis Graph (Directed Graph, Undirected Graph, Weighted Graph), Penerapan Graph dalam Kehidupan Sehari-hari (jaringan sosial, peta/rute perjalanan, jaringan komputer)
K. Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Klik judul setiap pertemuan untuk membuka rincian kegiatannya.
Pertemuan 5: Mengenal Struktur Data Graph
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menjelaskan pengertian struktur data Graph sebagai kumpulan simpul yang saling terhubung.
- Mengidentifikasi komponen Graph (vertex/node dan edge).
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menampilkan peta jaringan pertemanan media sosial sederhana (lingkaran-lingkaran yang saling terhubung garis) dan bertanya: "Menurut kalian, bentuk apakah ini? Berbeda dengan Tree yang kita pelajari sebelumnya, bukan?" (Questioning).
- Guru menjelaskan bahwa hari ini akan mempelajari struktur data Graph, yang digunakan untuk menggambarkan hubungan yang lebih bebas antarentitas, tidak harus berjenjang seperti Tree (Meaningful Learning).
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru mendemonstrasikan konsep Graph menggunakan analogi peta kota: setiap kota adalah vertex/node, dan setiap jalan yang menghubungkan dua kota adalah edge (Modeling).
- Guru menjelaskan bahwa berbeda dengan Tree, pada Graph setiap node bisa terhubung ke node mana saja, bahkan bisa membentuk siklus (kembali ke node awal).
- Peserta didik berkelompok (4-5 orang) dan diminta menggambarkan graph pertemanan dalam kelompok mereka sendiri: setiap anggota sebagai node, garis penghubung menandakan "berteman baik" (Community Learning & Inquiry).
- Guru berkeliling membimbing dan memastikan peserta didik memahami bahwa hubungan pertemanan bisa saling silang, tidak harus berjenjang.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Apa perbedaan paling mencolok antara Tree dan Graph menurut saya?"
- Guru mengapresiasi hasil kerja kelompok dan mengoreksi kesalahan konsep bila ada (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya tentang jenis-jenis Graph.
Pertemuan 6: Jenis-Jenis Graph (Berarah, Tak Berarah, Berbobot)
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Membedakan Graph berarah (directed) dan tidak berarah (undirected).
- Menjelaskan konsep Graph berbobot (weighted graph) dan penerapannya.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru bertanya: "Kalau si A follow si B di Instagram, apakah otomatis si B follow balik si A? Bagaimana ini digambarkan dalam Graph?" (Constructivism & Questioning).
- Guru menyampaikan bahwa pertanyaan ini akan terjawab melalui konsep Graph berarah hari ini.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru menjelaskan Directed Graph (Graph berarah): edge memiliki panah yang menunjukkan arah hubungan satu arah (contoh: follow di Instagram, arus lalu lintas satu arah) (Modeling).
- Guru menjelaskan Undirected Graph (Graph tak berarah): edge tanpa arah, hubungan dua arah (contoh: pertemanan di Facebook, jalan dua arah).
- Guru menjelaskan Weighted Graph (Graph berbobot): setiap edge memiliki nilai/bobot yang menunjukkan jarak, biaya, atau waktu tempuh (contoh: peta jalan dengan jarak antar kota dalam km).
- Peserta didik berkelompok mengerjakan lembar kerja: mengklasifikasikan beberapa contoh kasus (aplikasi ojek online, media sosial, peta rute) ke dalam jenis graph yang sesuai (Community Learning & Inquiry).
- Diskusi kelas membahas hasil klasifikasi tiap kelompok, guru memberikan penguatan.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Satu contoh Graph berarah dan satu contoh Graph tak berarah dalam kehidupan saya adalah..."
- Guru memberi apresiasi dan reviu singkat (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: penerapan Graph pada peta/rute dan jaringan sosial.
Pertemuan 7: Penerapan Graph: Jaringan Sosial dan Peta Rute Perjalanan
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Menerapkan struktur Graph untuk merepresentasikan jaringan sosial dan rute perjalanan.
- Menjelaskan manfaat Graph dalam pencarian rute tercepat/terpendek secara sederhana.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru menampilkan tangkapan layar aplikasi Google Maps yang menunjukkan beberapa alternatif rute, bertanya: "Bagaimana aplikasi ini menentukan rute mana yang tercepat?" (Questioning).
- Guru menjelaskan bahwa di balik aplikasi ini bekerja struktur data Graph dan algoritma pencarian rute.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru mendemonstrasikan sebuah peta sederhana dengan 5-6 kota (node) dan jarak antar kota (edge berbobot) di papan tulis, lalu bersama peserta didik mencoba menghitung rute total terpendek secara manual dari kota A ke kota D (Modeling & Meaningful Learning).
- Peserta didik berkelompok diberi peta sederhana berbeda dan diminta menentukan rute terpendek dari titik awal ke titik akhir dengan cara manual (menjumlahkan bobot pada beberapa alternatif jalur) (Community Learning & Inquiry).
- Kelompok mempresentasikan hasil temuan rute terpendek versi mereka, guru memvalidasi jawaban.
- Guru mengaitkan dengan konsep Graph pada jaringan sosial: bagaimana algoritma media sosial merekomendasikan "teman yang mungkin kalian kenal" berdasarkan koneksi (edge) yang sama (Meaningful Learning).
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi: "Bagaimana pemahaman tentang Graph mengubah cara saya melihat aplikasi peta atau media sosial?"
- Guru mengadakan kuis cepat "Tebak Jenis Graph" untuk berbagai contoh aplikasi (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya adalah proyek mini penerapan struktur Graph.
Pertemuan 8: Proyek Mini: Merancang Graph untuk Permasalahan Nyata
Tujuan Pembelajaran Khusus Pertemuan Ini
- Merancang struktur Graph untuk menyelesaikan suatu permasalahan nyata secara berkelompok.
- Mempresentasikan dan mengevaluasi hasil rancangan Graph kelompok lain.
Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
Pendahuluan (15 menit)
- Murid berdoa bersama.
- Guru mengulas kembali seluruh materi struktur Graph (komponen, jenis, dan penerapan) yang telah dipelajari pada tiga pertemuan sebelumnya secara singkat.
- Guru menyampaikan tantangan proyek mini hari ini: merancang struktur Graph untuk menyelesaikan sebuah permasalahan nyata di lingkungan sekolah.
Kegiatan Inti (55 menit)
- Guru memberikan beberapa pilihan tema proyek: (1) merancang peta rute perjalanan dari rumah ke sekolah untuk beberapa siswa, (2) merancang graph jaringan pertemanan satu angkatan, (3) merancang graph alur distribusi tugas piket kelas (Modeling).
- Peserta didik dalam kelompok (4-5 orang) memilih satu tema, merancang graph lengkap dengan vertex, edge, dan menentukan apakah berarah/tidak berarah serta berbobot/tidak berbobot, dituangkan dalam bentuk diagram pada kertas plano atau aplikasi presentasi digital (Community Learning & Inquiry).
- Guru berkeliling membimbing, memastikan graph yang dirancang logis dan konsisten dengan jenis graph yang dipilih.
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan graph mereka secara bergiliran di depan kelas (Communication & Authentic Assessment); kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik.
Penutup (15 menit)
- Peserta didik menuliskan refleksi menyeluruh: "Bagaimana proses merancang struktur Graph membantu saya memahami cara komputer merepresentasikan hubungan antarentitas yang kompleks?"
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh kelompok atas hasil proyek mini mereka (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan tema pertemuan berikutnya: Analisis Himpunan Data Terstruktur dengan Teknik Visualisasi.
L. Penilaian atau Asesmen
- Asesmen Diagnostik Non-Kognitif: dilakukan di awal pembelajaran melalui tanya jawab santai dan pengamatan kesiapan belajar peserta didik.
- Asesmen Formatif (Pengamatan Kinerja): dilakukan melalui observasi keaktifan, kerja sama kelompok, dan hasil diskusi/praktik selama proses pembelajaran berlangsung.
- Asesmen Sumatif (Tes Tertulis/Praktik): dilakukan pada akhir unit pembelajaran berupa tes tertulis dan/atau penilaian produk/praktik sesuai lingkup materi.
M. Refleksi Guru
- Apakah peserta didik merasa senang dan antusias saat mengikuti pembelajaran?
- Apakah peserta didik memahami apa yang dipelajari sesuai tujuan pembelajaran?
- Apa yang harus saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
- Sikap ilmiah apa yang telah dimiliki peserta didik setelah mengikuti pembelajaran ini?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
...............
NIP. ..............
Surabaya, Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
Karyadi, S.Pd.
NIP. -
© Pakkar
Referensi Guru