RPP : Sistem Bilangan
Juni 17, 2026RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Berbasis Deep Learning
💡 Bermakna • Berkesadaran • Menyenangkan
📋 A. IDENTIFIKASI DAN DESAIN PEMBELAJARAN
| INFORMASI DASAR | |
|---|---|
| 🏫 Sekolah | SMP Negeri 13 Surabaya |
| 📖 Mata Pelajaran | Informatika |
| 📚 Materi Pokok | Analisis Data |
| 🎯 Topik | Sistem Bilangan (Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal) |
| 👥 Kelas / Semester | VIII (Delapan) / Ganjil |
| ⏰ Alokasi Waktu | 4 × 40 Menit (2 Pertemuan) |
| 1. IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK | |
|---|---|
| Karakteristik Umum |
|
| Kebutuhan Belajar |
|
| Kondisi Peserta Didik |
|
| 2. IDENTIFIKASI MATA PELAJARAN | |
|---|---|
| Relevansi | Informatika merupakan mata pelajaran yang mengembangkan kemampuan berpikir komputasional peserta didik. Materi Sistem Bilangan sangat relevan karena menjadi fondasi pemahaman bagaimana komputer memproses, menyimpan, dan mengirimkan data. Di era digital, pemahaman tentang sistem bilangan biner, oktal, dan heksadesimal diperlukan untuk memahami cara kerja teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan sehari-hari. |
| Karakteristik |
|
| 3. DIMENSI PROFIL LULUSAN | |
|---|---|
| 💡 Penalaran Kritis | Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi proses konversi antar sistem bilangan, mengidentifikasi pola, serta memecahkan permasalahan secara logis dan sistematis. |
| 🤝 Kolaborasi | Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tantangan konversi bilangan, saling berbagi strategi, dan membangun pemahaman bersama melalui diskusi aktif. |
| 🎨 Kreativitas | Peserta didik merancang cara-cara kreatif untuk menyajikan dan mengomunikasikan hasil konversi bilangan, termasuk membuat alat bantu konversi sederhana. |
| 💪 Kemandirian | Peserta didik mengatur strategi belajar sendiri, menyelesaikan soal-soal latihan secara mandiri, dan melakukan refleksi terhadap proses belajarnya. |
| 4. CAPAIAN PEMBELAJARAN | |
|---|---|
| Elemen | Analisis Data (AD) |
| Capaian Pembelajaran | Pada akhir Fase D (Kelas 7–9), peserta didik mampu memahami representasi data dalam berbagai sistem bilangan (desimal, biner, oktal, heksadesimal), melakukan konversi antar sistem bilangan, dan menjelaskan penerapannya dalam sistem komputer serta kehidupan sehari-hari. |
| Indikator Capaian |
|
| 5. LINTAS DISIPLIN ILMU | |
|---|---|
| 📐 Matematika | Operasi aritmatika, perpangkatan, konsep basis bilangan, pembagian bersisa (modular arithmetic) |
| 🌍 IPA | Pengkodean data digital pada sensor dan perangkat elektronik |
| 🇮🇩 Bahasa Indonesia | Kemampuan menyajikan hasil analisis secara tertulis dan lisan dengan struktur yang runtut |
| 🎨 Seni Budaya | Desain visual dalam menyajikan data konversi bilangan (infografis) |
| 6. TOPIK PEMBELAJARAN | |
|---|---|
| Topik Utama | Sistem Bilangan (Number Systems) |
| Deskripsi |
Topik ini membahas empat sistem bilangan utama yang digunakan dalam dunia komputasi:
|
🔍 Ilustrasi Sistem Bilangan
Desimal
(Basis 10)
• 0,1,2...9
(Basis 10)
• 0,1,2...9
⇄
Biner
(Basis 2)
• 0, 1
(Basis 2)
• 0, 1
⇄
Oktal
(Basis 8)
• 0,1,2...7
(Basis 8)
• 0,1,2...7
⇄
Heksadesimal
(Basis 16)
• 0–9, A–F
(Basis 16)
• 0–9, A–F
Contoh: Angka 156 (Desimal) = 10011100 (Biner) = 234 (Oktal) = 9C (Heksadesimal)
Representasi Biner dari angka 156:
1
0
0
1
1
1
0
0
2⁷
2⁶
2⁵
2⁴
2³
2²
2¹
2⁰
128 + 0 + 0 + 16 + 8 + 4 + 0 + 0 = 156
| 7. TUJUAN PEMBELAJARAN (SMART) | |
|---|---|
| TP-1 (Memahami) | Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik mampu menjelaskan konsep dan karakteristik sistem bilangan desimal, biner, oktal, dan heksadesimal dengan benar minimal 80% dari soal yang diberikan dalam waktu 2 pertemuan. Specific Measurable |
| TP-2 (Mengaplikasikan) | Setelah melakukan kegiatan eksplorasi dan praktik, peserta didik mampu melakukan konversi bilangan dari satu basis ke basis lainnya (desimal ⇄ biner ⇄ oktal ⇄ heksadesimal) secara tepat minimal 75% dari soal konversi yang diberikan. Achievable Relevant |
| TP-3 (Menganalisis) | Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis penerapan sistem bilangan dalam teknologi digital (kode warna, alamat IP, pengalamatan memori) dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Time-bound |
| TP-4 (Merefleksikan) | Di akhir pembelajaran, peserta didik mampu merefleksikan proses belajarnya, mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi, dan merumuskan strategi perbaikan melalui pengisian jurnal refleksi belajar. |
| 8. PRAKTIK PEDAGOGIS | |
|---|---|
| Pendekatan | Deep Learning — Pembelajaran mendalam yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) dipadukan dengan Collaborative Learning |
| Metode | Diskusi interaktif, demonstrasi digital, praktik langsung (hands-on), gamifikasi, presentasi, dan refleksi terbimbing |
| Strategi Deep Learning |
|
| 9. MITRA, LINGKUNGAN, DAN PEMANFAATAN DIGITAL | |
|---|---|
| 🤝 Mitra Pembelajaran |
|
| 🏠 Lingkungan Pembelajaran |
|
| 💻 Pemanfaatan Digital |
|
📝 B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
💡 Pendekatan Deep Learning: Setiap kegiatan dirancang dengan prinsip Berkesadaran (B-Kes), Bermakna (B-Mak), dan/atau Menyenangkan (B-Sen) untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam.
📅 PERTEMUAN 1 (2 × 40 Menit)
| No | Tahapan | Deskripsi Kegiatan | Prinsip Deep Learning | Waktu |
|---|---|---|---|---|
| 🌟 KEGIATAN AWAL | ||||
| 1 | Pembukaan dan Pemantik |
|
B-Kes B-Mak | 10 menit |
| 2 | Asesmen Diagnostik |
|
B-Kes | 10 menit |
| 📖 KEGIATAN INTI | ||||
| Tahap 1: MEMAHAMI (Understanding) | ||||
| 3 | Eksplorasi Konsep Sistem Bilangan |
|
B-Mak B-Kes | 15 menit |
| 4 | Aktivitas “Binary Card Game” |
|
B-Sen B-Mak | 15 menit |
| Tahap 2: MENGAPLIKASIKAN (Applying) | ||||
| 5 | Praktik Konversi Terbimbing |
|
B-Mak B-Kes | 15 menit |
| 6 | Tantangan Konversi Kelompok |
|
B-Sen B-Mak | 15 menit |
| 🏁 KEGIATAN PENUTUP PERTEMUAN 1 | ||||
| 7 | Exit Ticket |
|
B-Kes B-Sen | 10 menit |
📅 PERTEMUAN 2 (2 × 40 Menit)
| No | Tahapan | Deskripsi Kegiatan | Prinsip Deep Learning | Waktu |
|---|---|---|---|---|
| 🌟 KEGIATAN AWAL | ||||
| 1 | Review dan Koneksi |
|
B-Sen B-Kes | 10 menit |
| 📖 KEGIATAN INTI | ||||
| Tahap 2 (lanjutan): MENGAPLIKASIKAN (Applying) | ||||
| 2 | Proyek Mini: “Pesan Rahasia Biner” |
|
B-Sen B-Mak | 15 menit |
| 3 | Eksplorasi Digital: Kode Warna Heksadesimal |
|
B-Mak B-Sen | 15 menit |
| Tahap 3: MEREFLEKSIKAN (Reflecting) | ||||
| 4 | Presentasi Kelompok |
|
B-Kes B-Mak | 15 menit |
| 5 | Refleksi Diri dan Jurnal |
|
B-Kes B-Sen | 10 menit |
| 🏁 KEGIATAN PENUTUP | ||||
| 6 | Asesmen Sumatif |
|
B-Kes | 10 menit |
| 7 | Penutupan |
|
B-Kes B-Sen | 5 menit |
📊 C. ASESMEN PEMBELAJARAN
| Jenis Asesmen | Waktu | Metode / Instrumen | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 🔍 Asesmen Diagnostik (Awal) | Awal Pertemuan 1 |
|
Memetakan pengetahuan awal peserta didik tentang bilangan, perpangkatan, dan konsep dasar biner. Hasil digunakan untuk membentuk kelompok heterogen. |
| 📝 Asesmen Formatif (Proses) | Selama proses pembelajaran |
|
Memantau pemahaman peserta didik secara berkelanjutan, memberikan umpan balik, dan melakukan penyesuaian pembelajaran jika diperlukan. |
| 📋 Asesmen Sumatif (Akhir) | Akhir Pertemuan 2 |
|
Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara menyeluruh. Mencakup aspek kognitif (konversi), afektif (refleksi), dan psikomotorik (presentasi). |
📦 D. ALAT DAN SUMBER BELAJAR
| Kategori | Rincian |
|---|---|
| 💻 Alat / Perangkat |
|
| 🎴 Bahan / Media |
|
| 📱 Platform Digital |
|
| 📚 Sumber Belajar |
|
📎 E. LAMPIRAN-LAMPIRAN
LAMPIRAN 1: Lembar Aktivitas Peserta Didik dalam Diskusi dan Presentasi
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Topik | Sistem Bilangan |
| Kelas / Semester | VIII / Ganjil |
| Hari / Tanggal | ..................................... |
Tabel Penilaian Aktivitas
| No | Nama Peserta Didik | Pemahaman Konsep (Skor 1–4) |
Kolaborasi (Skor 1–4) |
Presentasi (Skor 1–4) |
Total (Maks 12) |
Predikat |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ||||||
| 2 | ||||||
| 3 | ||||||
| 4 | ||||||
| 5 | ||||||
| ... |
Rubrik Penilaian
| Aspek | Skor 4 (Sangat Baik) |
Skor 3 (Baik) |
Skor 2 (Cukup) |
Skor 1 (Perlu Perbaikan) |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Konsep | Menjelaskan konsep sistem bilangan dan konversi dengan tepat, lengkap, dan memberikan contoh kontekstual | Menjelaskan konsep dengan tepat dan memberikan contoh, namun kurang lengkap | Menjelaskan konsep secara umum dengan bantuan, contoh terbatas | Belum mampu menjelaskan konsep dengan tepat, memerlukan bimbingan penuh |
| Kolaborasi | Berpartisipasi aktif, menghargai pendapat anggota, berkontribusi ide signifikan, membantu anggota lain | Berpartisipasi aktif dan menghargai pendapat anggota, kontribusi ide baik | Berpartisipasi namun kurang aktif, kontribusi ide terbatas | Pasif dalam kelompok, tidak berkontribusi ide, kurang menghargai pendapat |
| Presentasi | Menyampaikan hasil dengan percaya diri, sistematis, jelas, dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik | Menyampaikan hasil dengan jelas dan mampu menjawab sebagian pertanyaan | Menyampaikan hasil namun kurang sistematis, kesulitan menjawab pertanyaan | Belum mampu menyampaikan hasil dengan jelas, tidak dapat menjawab pertanyaan |
Keterangan Predikat
⭐ 10–12: Sangat Baik
✔ 7–9: Baik
⚠ 4–6: Cukup
✖ <4: Perlu Perbaikan
LAMPIRAN 2: Jurnal Refleksi Belajar
| Topik Pembelajaran | Sistem Bilangan |
| Hari / Tanggal | ..................................... |
| No | Nama Peserta Didik | Apa yang Dipelajari | Kesulitan yang Dihadapi | Hal Menarik yang Ditemukan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | ||||
| 2 | ||||
| 3 | ||||
| 4 | ||||
| 5 | ||||
| ... |
💬 Panduan Pengisian: Tuliskan refleksimu dengan jujur. Tidak ada jawaban benar atau salah. Refleksi ini bertujuan untuk membantu kamu menyadari proses belajarmu sendiri dan menemukan strategi belajar yang lebih baik.
LAMPIRAN 3: Lembar Penilaian Sumatif
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Topik | Sistem Bilangan |
| Kelas / Semester | VIII / Ganjil |
| Waktu | 10 Menit |
| Nama | ..................................... |
| No. Absen | ..................................... |
Soal
| No | Soal | Skor Maks | Skor Perolehan |
|---|---|---|---|
| 1 | Jelaskan perbedaan antara sistem bilangan desimal, biner, oktal, dan heksadesimal! Sebutkan digit yang digunakan pada masing-masing sistem! | 15 | |
| 2 | Konversikan bilangan desimal 189 ke dalam:
a) Biner (basis 2) b) Oktal (basis 8) c) Heksadesimal (basis 16) Tunjukkan langkah pengerjaannya! |
30 | |
| 3 | Konversikan bilangan biner 11010110 ke dalam:
a) Desimal (basis 10) b) Heksadesimal (basis 16) Tunjukkan langkah pengerjaannya! |
20 | |
| 4 | Diketahui kode warna heksadesimal #3A7F2B. Tentukan nilai desimal dari masing-masing komponen warna (R, G, B)! | 15 | |
| 5 | Mengapa komputer menggunakan sistem bilangan biner (basis 2) untuk memproses data, bukan sistem desimal (basis 10) seperti yang digunakan manusia sehari-hari? Jelaskan dengan bahasamu sendiri! | 20 | |
| Total Skor Maksimal | 100 | ||
Rubrik Penilaian
| Rentang Skor | Predikat | Deskripsi |
|---|---|---|
| 85 – 100 | Sangat Baik | Peserta didik menguasai seluruh konsep, mampu melakukan konversi dengan tepat, dan dapat menganalisis penerapan sistem bilangan dengan baik |
| 70 – 84 | Baik | Peserta didik menguasai sebagian besar konsep, melakukan konversi dengan tepat meski ada sedikit kekeliruan |
| 55 – 69 | Cukup | Peserta didik memahami konsep dasar namun masih melakukan beberapa kesalahan dalam konversi |
| < 55 | Perlu Perbaikan | Peserta didik belum memahami konsep dasar dan memerlukan pembelajaran remedial |
Kunci Jawaban Singkat
| No | Kunci Jawaban |
|---|---|
| 1 | Desimal (basis 10): digit 0–9; Biner (basis 2): digit 0, 1; Oktal (basis 8): digit 0–7; Heksadesimal (basis 16): digit 0–9 dan A–F. Perbedaan terletak pada jumlah digit (basis) yang digunakan. |
| 2 | 189 (desimal) = 10111101 (biner) = 275 (oktal) = BD (heksadesimal) |
| 3 | 11010110 (biner) = 214 (desimal) = D6 (heksadesimal) |
| 4 | #3A7F2B → R = 3A = 58, G = 7F = 127, B = 2B = 43 |
| 5 | Komputer menggunakan biner karena komponen elektroniknya (transistor) hanya memiliki 2 keadaan: hidup (1/ON) dan mati (0/OFF). Sistem biner paling efisien dan andal untuk merepresentasikan sinyal listrik digital. |
LAMPIRAN 4: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
🎯 Tujuan Kegiatan
- Peserta didik mampu melakukan konversi bilangan dari desimal ke biner, oktal, dan heksadesimal serta sebaliknya
- Peserta didik mampu menerapkan konsep sistem bilangan dalam konteks dunia digital (kode warna, kode ASCII)
- Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tantangan konversi bilangan
🛠 Alat dan Bahan
- Alat tulis (pensil, penghapus, pulpen)
- Kalkulator (opsional)
- Kartu biner (Binary Cards) — 1 set per kelompok
- Tabel ASCII (disediakan guru)
- Komputer/smartphone dengan akses internet (opsional, untuk verifikasi)
- Lembar kerja ini
📋 Langkah-Langkah Kegiatan
1
Membentuk Kelompok
Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4–5 orang sesuai arahan guru. Tentukan peran: ketua, pencatat, presenter, dan anggota aktif.
Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4–5 orang sesuai arahan guru. Tentukan peran: ketua, pencatat, presenter, dan anggota aktif.
2
Aktivitas 1: Konversi Desimal ke Biner
Konversikan bilangan desimal berikut ke biner menggunakan metode pembagian berulang. Tunjukkan langkah pengerjaanmu!
Konversikan bilangan desimal berikut ke biner menggunakan metode pembagian berulang. Tunjukkan langkah pengerjaanmu!
| No | Desimal | Langkah Pengerjaan | Hasil Biner |
|---|---|---|---|
| a | 25 | ||
| b | 100 | ||
| c | 200 | ||
| d | 255 |
3
Aktivitas 2: Konversi Biner ke Desimal
Konversikan bilangan biner berikut ke desimal menggunakan metode penjumlahan nilai posisi!
Konversikan bilangan biner berikut ke desimal menggunakan metode penjumlahan nilai posisi!
| No | Biner | Perhitungan Nilai Posisi | Hasil Desimal |
|---|---|---|---|
| a | 1101 | ||
| b | 10110 | ||
| c | 11111111 | ||
| d | 10000001 |
4
Aktivitas 3: Konversi ke Oktal dan Heksadesimal
Konversikan bilangan desimal berikut ke oktal dan heksadesimal!
Konversikan bilangan desimal berikut ke oktal dan heksadesimal!
| No | Desimal | Oktal (Basis 8) | Heksadesimal (Basis 16) |
|---|---|---|---|
| a | 75 | ||
| b | 156 | ||
| c | 240 | ||
| d | 500 |
5
Aktivitas 4: Tantangan “Pesan Rahasia Biner”
Menggunakan tabel ASCII yang disediakan, tuliskan nama panggilan salah satu anggota kelompokmu dalam kode biner ASCII (8 bit per karakter). Kemudian tukarkan dengan kelompok lain untuk didekodekan!
Pesan rahasia dari kelompok lain:
Kode biner: .........................................................
Hasil dekode: .........................................................
Menggunakan tabel ASCII yang disediakan, tuliskan nama panggilan salah satu anggota kelompokmu dalam kode biner ASCII (8 bit per karakter). Kemudian tukarkan dengan kelompok lain untuk didekodekan!
| Huruf | Kode ASCII (Desimal) | Kode Biner (8 bit) |
|---|---|---|
Pesan rahasia dari kelompok lain:
Kode biner: .........................................................
Hasil dekode: .........................................................
6
Aktivitas 5: Eksplorasi Kode Warna Heksadesimal
Pilih 3 warna favoritmu menggunakan color picker, lalu lengkapi tabel berikut!
Pilih 3 warna favoritmu menggunakan color picker, lalu lengkapi tabel berikut!
| No | Nama Warna | Kode Heksadesimal | Nilai R (Desimal) | Nilai G (Desimal) | Nilai B (Desimal) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | |||||
| 2 | |||||
| 3 |
7
Verifikasi dan Diskusi
Gunakan kalkulator programmer atau website RapidTables.com untuk memverifikasi semua jawaban kalian. Perbaiki jawaban yang keliru dan diskusikan mengapa terjadi kesalahan.
Gunakan kalkulator programmer atau website RapidTables.com untuk memverifikasi semua jawaban kalian. Perbaiki jawaban yang keliru dan diskusikan mengapa terjadi kesalahan.
8
Persiapan Presentasi
Siapkan presentasi singkat (3–5 menit) untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok kalian di depan kelas. Pastikan setiap anggota kelompok memiliki peran dalam presentasi.
Siapkan presentasi singkat (3–5 menit) untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok kalian di depan kelas. Pastikan setiap anggota kelompok memiliki peran dalam presentasi.
💡 Tips: Jika mengalami kesulitan, coba gunakan metode berikut:
- Desimal → Biner: Bagi bilangan dengan 2 berulang kali, catat sisa pembagian dari bawah ke atas
- Biner → Desimal: Kalikan setiap digit dengan 2 pangkat posisinya (dari kanan, dimulai dari 0)
- Biner → Heksadesimal: Kelompokkan digit biner per 4 bit dari kanan, lalu konversi setiap kelompok
- Biner → Oktal: Kelompokkan digit biner per 3 bit dari kanan, lalu konversi setiap kelompok
Referensi Guru